Postingan

I’ts Okey To Not Be Okay

Gambar
  Untuk jiwa yang ke buru sudah lelah. Untuk mata yang sering mengeluarkan air mata. Untuk raga ini yang tidak punya tenaga. Aku tau kamu merasakan itu semua karena ekspektasi yang belum dapat terpenuhi. Sorry aku belum bisa menerima   realita yang ada. Perjalanan hidup  kadang lucu, juga kadang sedih. Terkadang ingin menjelaskan tetapi, bingung harus memulai dari mana. Untuk kerja keras yang sudah aku usahakan. Untuk jalan berliku yang kamu lalui, terimakasih kamu keren, kamu hebat, sudah bisa sampai di sini, padahal mungkin bisa saja kamu menyerah pada prosesnya tetapi kamu tetap melanjutkan langkah. Menggapai impianmu. Pesanku kepada Impian yang pernah terkubur mari hidupkan kembali, memulai langkah baru, menemukan cara baru untuk mewarnai hari-hari bahagia. Izinkan dirimu untuk menemukan kebahagian di dalam dan di luar dirimu. Maka kebahagiaan itu yang akan mendatangimu.

Ittiba

 Nama: Elyza Riana Prodi : Pendidikan Agama Islam Judul: ittiba  Secara bahasa, ittiba artinya mengikuti. Maksudnya, ittiba adalah mengikuti pendapat seorang ulama, fakih, atau mujtahid dengan mengetahui dalil suatu perkara dan tidak terikat pada salah satu mazhab dalam mengambil suatu hukum. Dalam versi lain, ittiba dapat diartikan dengan upaya mengikuti segala yang dibenarkan dan diperintahkan Rasulullah SAW serta menjauhi semua larangan Allah SWT dan Rasul-Nya. Sementara itu, orang yang mengikuti ittiba disebut muttabi. Mengutip buku Fiqh dan Ushul Fiqh oleh Dr. Nurhayati dan Dr. Ali Imran Sinaga, tujuan ittiba adalah agar mukallafun dapat meraih keyakinan dirinya untuk melakukan ajaran-ajaran agama tanpa keraguan. Dengan demikian, muncul rasa ikhlas saat melakukan ajaran-ajaran tersebut.Ittiba digolongkan menjadi dua jenis. Apa saja? Selengkapnya, berikut jenis-jenis ittiba dan hukumnya dalam Islam. Jenis-jenis Ittiba     1. Ittiba kepada Allah dan Rasul-Nya Semu...

This Morning Is Sunny

Gambar
                                                                                    Aku bangun pagi seperti biasa memulai hari seperti biasa aku rasa tidak ada yang berbeda dari kehidupan ku yang dulu, ntah ini hanya asumsiku atau ini sebenarnya nyata? aku sering bertanya-tanya terhadap diri ku apakah aku bisa menjalani hari ini dan terkadang aku ragu dengan diriku sendiri. tapi tetap saja hari ini berlalu dan esok pun datang lagi aku tidak bisa lari atau pun pergi dari hari esok.     T api aku merasa bangun pagi ini terasa berbeda aku merasa seperti sudah dekat dengan impianku but, aku harus berusaha keras lagi, every day musuhku bukan lah manusia tetapi diri ku dan teknologi, diriku yang mudah terbuai dengan kesenangan yang insta...